DASAR-DASAR MANAJEMEN


A.    KONSEP MANAJEMEN

Manajemen sangat dibutuhkan oleh sebuah organisasi maupun perusahaan karena merupakan pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan menggunakan kegiatan orang lain. Konsep dasar dari manajemen meliputi pengerian dan pentingnya manajemen.

  1. Pengertian Manajemen

Manajemen memiliki pengertian yang sangat luas, sehingga dalam praktiknya tidak ada pengertian yang dapat digunakan secara konsisten oleh semua orang. Untuk mengetahui pengertian manajemen dalam pembahasan ini akan dibatasi pada tiga pengertian manajemen, yaitu:

a. Manajemen Sebagai suatu proses

Menurut James A. Stoner, Manajemen merupakan suatu proses, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha dari anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi yang lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dalam meningkatkan hasil suatu produksi manajer tidak cukup hanya memotivasi karyawannya, namun juga perlu menyediakan peralatan produksi yang baru dan lebih canggih agar sumber daya manusia dan finansial dapat bekerja secara optimal dalam mencapai tujuannya.

b. Manajemen sebagai hubungan kolektivitas yang melakukan aktivitas manajemen

Manajemen dapat definisikan sebagai segenap orang-orang yang melakukan yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu. Sebagai mana pendapat dua ahli ekonomi Haiman dan Gorge R. Terry  yang mengatakan bahwa manajemen  merupakan fungsi untuk mencapai sesuatu yang ditetapkan terlebih dahulu dengan menggunakan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan bersama.

c. Manajemen sebagai seni dan ilmu

Manajemen sebagai seni berfungsi untuk mencapai tujuan yang mendapatkan hasil dan manfaat atau manfaat. Sedangkan, manajemen sebagai ilmu bersifat universal dan menggunakan kerangka ilmu pengetahuan yang sistematis, mencakup kaidah, prinsip, dan konsep yang cenderung benar dalam semua situasi manajerial berfungsi menerangkan fenomena-fenomena (gejala-gejala), kejadian-kejadian, keadaan-keadaan, yang memberikan penjelasan.

Pada umumnya manajer akan efektif menggunakan pendekatan ilmiah dalam pembuatan Keputusan apalagi di tunjang dengan peralatan teknologi yang canggih. Namun, dalam banyak aspek seperti perencanaan, kepemimpinan, komunikasi, dan segala sesuatu yang menyangkut unsur manusia, manajemen juga harus menggunakan pendekatan seni.

2.  Kebutuhan Akan Manajemen

Manajemen sangat dibutuhkan oleh semua organisasi dan kebutuhan manajemen sebuah organisasi didasarkan pada beberapa alasan, yaitu:

a. Untuk pencapaian tujuan

Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan pribadi. ini artinya manajemen merupakan proses dengan mana tujuan-tujuan organisasi yang ditetapkan dicapai.

b. Untuk menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan

Manajemen di butuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran-sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi.

c. Untuk Mencapai Efisiensi Dan Efektivitas

Suat kerja sebuah organisasi yang berbeda dapat diukur dengan banyak cara  yang berbeda. Cara umum yang digunakan adalah adalah efisien dan efektif. Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Sedangkan efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atas pencapaian yang telah ditetapkan.

Program Langit Biru


Program langit biru merupakan progrram yang bertujuan untuk mengendalikan dan mencegah pencemaran udara dan mewujudkan perilaku sadar lingkungan baik dan sumber tidak bergerak (industri) maupun sumber bergerak seperti kendaraan bermotor. Untuk menggalakkan program langit biru, di antara langkah-langkan yang di ambil adalah dengan mengukur kualitas udara ambien. Mengukur kualitas udara ambien merupakan pengukuran konsentrasi zat atau polutan di dalam lingkungan.

A.  Latar Belakang

Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan, tetapi dengan meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri, kualitas udara telah menurun. Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan pencemaran udara. Masuknya zat pencemar ke dalam udara dapat terjadi secara alamiah atau akibat kegiatan manusia (antropogenik). Kegiatan transportasi merupakan sumber utama penyebab terjadinya pencemaran udara. Kegiatan bermotor merupakan sumber pencemar udara karena menghasilkan gas CO, NOx, hidrokarbon, SO₂dan tetraethyl lead. Upaya-upaya yang dilakukan untuk menguringi potensi pencemaran udara akibat timbel (gerakan bebas timbel), yaitu sebagai berikut :

1.  Pemasyarakatan pengunaan bahan bakar bebas timbel.
2.  Pengunaan teknologi/ alat saringan timbel pada perangkat mesin kendaraan bermotor.
3.  Penelitien dan pemantauan melalui kampanye udar bersih dan uji emisi gas buang kendaraan bermotor, dalam rangka 4. penetapan rekomendasi pemeliharaan mesin.
4.  Peraturan perundangan.
5.  Meningkatka ruang terbuka hijau perkotaan.

B.  Maksud dan Tujuan

Kegiatan kampanye udara bersih dan uji emisi gas buang kendaraan bermotor dimaksudkan sebagai upaya sosialisasi, pemantauan, dan pengendalian pencemaran udara sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Kegiatan kampanye udara bersih dan uji emisi gar buang kendaraan bermotor juga memiliki tujuan-tujuan sebagai berikut :

1.  Untuk memantau kualitas gas buang kendaraan bermotor roda empat, khususnya kendaraan pribadi dan kendaraan dinas.
2.  Memberikan pelayanan kepada masyarakat pemakai/ pengguna dalam bentuk informasi kualitas gas buang kendaraannya.
3.  Memberikan rekomendasi tindak lanjut pemeliharaan kendaraan.

C.  Sumber Polusi

Sumber polusi yang utama berasal dari transportasi. Sumber-sumber polusi lainnya, diantaranya pembakaran, proses industry, dan pembuangan limbah. Banyak industry menggunakan sumber energy bahan bakar fosil yang menghasilkan polutan primer. Contahnya, sulfur dioksida (SO₂) merupakan polutan yang dihasilkan dari pembakaran batu bara.

JENIS POLUSI PADA LINGKUNGAN KERJA


Pendahuluan

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau di masukkannya makhluk hidup, zat energy, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan limgkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu menyebabkan lingkungan  menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.

Jenis Polusi

Polusi dapat di bedakan berdasarkan pada tempat terjadinya dan bahan pencemarnya.

A.  Polusi Berdasarkan Tempat Terjadinya

Berdasarkan tempat terjadinya, polusi dI bedakan menjadi 3, yaitu polusi udara, air, dan tanah.

1. Polusi Udara

Udara mengandung oksigen, yang sangat di butuhkan untuk kelangsungan hidup baik manusia maupun makhluk hidup lainnya. Udara merupakan campuran dari gas yang terdiri dari sekitar 78% nitrogen, 20% helium, 20% oksigen, 0,93% karbon dioksida (CO₂), dan sisanya terdiri dari neon (Ne), helium (He), metana (CH₄), dan hydrogen (H₂).

Polusi udara adalah adannya salah satu attau lebih substansi kimia, biologi, atau fisik di atmosfer dalam jumlah melebihi keadaan normal yang dapat memahayakan manusia, hewan, tumbuhan, lingkungan abiotik, mengganggu estetika, dan kenyamanan. Berikut ini akan di bahas mengenai sumber polusi, jenis polutan, dan dampak dari polusi udara.

a. Sumber Polusi Udara

Sumber polusi udara yang disebabkan oleh kegiatan manusia adalah akibat aktivitas industri, transportasi, pembuangan sampah, dan rumah tangga. Adapun sumber polusi udara alami dan tanpa disengaja (kecelakaan) di antaranya berasal dari letusan genung berapi dan kebakaran hutan.

b. Jenis Polutan (Pencemar) Udara

Jenis polutan atau pencemar udara dapat dikelomppokan mejadi polutan primer dan polutan sekunder.

1)  Polutan Primer

Polutan primer adalah substansi pencemar yang langsung di timbulkan  dari sumber polusi. Contoh polutan primer, antara lain CO, CO₂, hidrokarbon, SO, nitrigen oksida, dan berbagai partikel.

2)  Polutan Sekunder

Polutan sekunder adalah substansi pencemar yang terbenruk dari reoksi polutan primer di atmosfer. Contah polutan sekunder adalah ozon, formaldehida, dan Peroxy Acyl Nitrate (PAN).

c. Dampak Polusi Udara

Polusi udara akan berdampak pada kesehatan manusia, tanaman, hujan asam, efek rumah kaca, kerusakan lapisan ozon. Dampak polusi udara yang umum adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

2. Polusi Air

Berikut  ini akan dibahas mengenai sumber polusi, bahan pencemar, dan dampak polusi air.

a. Sumber polusi dan bahan pencemar air

Pembuangan kotoran rumah tangga, limbah industri, pengaliran pertanian dan kesalahan dalam pengelolaan limbah padat dapat mencemarkan air permukaan dan air tanah. Selain itu, penyimpangan bahan kimia yang tidak tepat dan penggunaan bahan pertanian (termasuk pupuk pestisida) semakin member peluaang terjadinya pencemaran air.

b. Dampak polusi air

Apabila air yang tercemar dikonsumsi oleh manusia, secara umum dapat menimbulkan berbagai dampak pada kesehatan, seperti penyakit kulit, infeksi lambung, dan diare. Selain itu, pencemaran air oleh merkuri (Hg) dari hasil samping kegiatan tambang emas secara tidak langsung dapat menyebabkan bebagai macam penyakit. Kontaminasi merkuri berdampak pada kesehatan yang serius. Merkuri memengaruhi otak, ginjal, paru-paru, dan hati.

3. Polusi Tanah

Pembuangan sampah padat yang sukar hancur atau terurai dan penggunaan pupuk pestisida tidak tepat, dapat menyebabkan polusi tanah. Beberapa sumber serta bahan pencemar polusi tanah, yaitu sampah yang sukar hancur (plastik, kaca, aluminium, dll), limbah rumah tangga (detergen), dan bahan kimia racun (pupuk dan pestisida).

 B.  Polusi Berdasarkan Jenis Polutan

Berdasarka polutan (bahan pencemar), polusi dapat di kelompokkan menjadi polusi karena bahan fisik (alumunium, plastik, kaca dan karet sintetis), bahan kimia (logam (Hg, Pb, As, Cr, dan Cd), detergen, minyak, pestisida, dan pupuk organik), bahan biologi (mikroorganisme, seperti Salmonella thyposa, Escherichia coli, dan Entamoeba coli).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.